Menu Atas

Thursday, November 30, 2017

"Namanya juga anak-anak"

bercanda atau bullying
Jangan terlalu sering mengeluarkan kalimat "namanya juga anak-anak" ketika tindakan agresif atau perilaku bullying terjadi pada anak. Karena kalimat tersebut tanpa disadari oleh orang tua atau guru merupakan kalimat yang mengandung self mechanism defence dan dapat dianggap sebagai bentuk sikap permisif oleh pelaku dan membentuk perasaan inferior pada korban.

Langkah yg perlu diambil oleh orang tua atau guru adalah :
  1. Kenali perilaku agresif atau bullying yang dilakukan oleh pelaku apakah hanya pada satu anak atau kencenderungan massive.

  2. Cari tahu sumber sikap agresif pelaku. Caranya bisa dengan dua cara yaitu :
    • Observasi dan interview interaksi pelaku dilingkungan rumah. Terlebih apabila pelaku adalah anak2 biasanya perilaku terpicu dari imitation perilaku orang tua atau lingkungan keluarga atau media televisi yang ditonton anak dirumah.
    • Observasi dan interview korban apakah memang ada faktor pemicu dari korban yang memancing perilaku agresif pelaku.

  3. Pertemukan korban dengan pelaku untuk membicarakan hal-hal yang tidak disukai baik kedua belah pihak dan damaikan agar tidak perilaku agresif dan bullying tidak terulang kembali.


  4. Apabila setelah ditengahi dan pelaku sudah meminta maaf tetapi perilaku agresif masih terus terjadi berarti pelaku belum memahami apa yang salah dari tindakannya. Untuk case ini maka perlu diterapkan punishment karena jangan sampai pelaku menganggap tidak masalah mengulang kesalahannya lagi nanti bisa diselesaikan cukup dengan meminta maaf. Untuk orang tua caranya melakukan punishment bisa dengan tidak diperbolehkan menonton tv atau main mainan kesukaan pelaku selama rentang waktu tertentu.


  5. Dampingi korban dengan tepat dan beri pengertian agar tidak terbentuk rasa inferior tetapi jangan berlebihan yang bisa membentuk karakter korban menjadi anak lemah dan tidak mandiri. Perlu diingat orang tua dan guru bahwa anak korban bullying tetap harus dididik untuk percaya diri menyelesaikan masalahnya sendiri sebelum meminta bantuan orang lain.

penulis : Tufa Fainusa

Monday, June 5, 2017

"Gerah"

Buka facebook, status temen-temen masih sama aja. Pendukung A nyela si B, pendukung B nyela si A. Parahnya udah merembet ke SARA. Masing-masing pada sok bener, ada yang merasa dirinya paling pancasila, ada yang merasa dirinya paling suci.

Meeennn... diujung sana dalangnya ketawa-ketiwi liat kalian postang-posting saling menjatuhkan sesama "saudara".

Meeennn... masih banyak yang lebih prioritas untuk lo pikirin, terutama yang udah berkeluarga.

Sampe-sampe gw kepikiran, MENDING INDONESIA PERANG DAH AMA NEGARA LAIN biar rakyat pada bisa kompak dan bersatu lagi. Pemikiran yang konyol emang, tapi kalau itu bisa buat "saudara-saudara" kita bersatu dan mempunyai visi yang sama lagi, WHY NOT?

Tau ga? berita-berita yang sebagian besar HOAX kalian posting atau broadcast via aplikasi chat itu, bisa bikin orangtua pintar, terpelajar dan terhormat tapi gaptek dan baru kenal sosmed jadi terlihat seperti bebek yang gampang digiring kemana aja.

Orangtua-orangtua seperti itu jadi kehilangan respek dari sekitarnya. Dan terus terang, gw udah banyak hilang respek ama jenis manusia-manusia tersebut. Semoga mereka diberikan hidayah...

Sekali lagi meen... pikir ribuan kali sebelum posting atau blasting sesuatu, ga mendukung salah satu pihak bukan berarti pengecut, tapi itu ingin menjadi perangkul pihak A dan pihak B. Bukankah itu juga sesuatu yang baik?

INGAT, "KITA BERHUTANG NEGARA YANG SEHAT, AMAN DAN NYAMAN PADA GENERASI SETELAH KITA".

-AR-

Monday, December 28, 2015

GREEN MINDSET

Hehehe...lagi bebenah file eh nemu paper waktu gw ikut training GREENSHIP Associate Batch XI. Dari pada cuma jadi sekedar syarat kelulusan, gw share disini aja. Semoga bisa lebih berguna :p









Tuesday, November 10, 2015

Terpaksa Melanggar Hukum Sejak Kecil

Judul diatas terpikir setelah gw diskusi singkat bersama bini waktu berangkat kerja, kami melihat beberapa anak-anak memanjat pagar sekolah untuk main sepakbola. Hari ini anak-anak sekolah memang sedang liburan panjang, dan pagar sekolah itupun telah tertutup dengan rapat. Jika dilihat dari satu sisi, mereka telah melanggar hukum karena telah masuk ke wilayah sekolah tanpa ijin. Dan bila ada kaca yang pecah terkena bola pun kemungkinan besar mereka akan kabur untuk menghindar dari tanggung jawab.
Tapi coba kita pikir kembali, kenapa anak-anak itu mengambil resiko sampai memanjat pagar sekolah hanya untuk bermain sepakbola? Fasilitas, ya fasilitas... pemerintah kurang/tidak menyediakan fasilitas untuk mereka yang tinggal dikampung. Jangan bicara taman kota, sudah jelas namanya taman kota maka lokasinya pasti berada di kota. Untuk kesana anak-anak itu memerlukan ongkos yang tidak sedikit buat mereka. Lapangan-lapangan umum yang dulu ada sekarang telah menjadi hunian. Sering gw lihat anak-anak main bulutangkis atau sepakbola dijalanan, dimana waktu mereka sedang asik bermain lalu ada orang/motor/mobil yang lewat dan mereka pun terpaksa berhenti bermain sebentar untuk membiarkan orang/motor/mobil itu lewat.
Gw ga tau apakah ada peraturan yang mewajibkan kelurahan atau kecamatan memiliki fasilitas bermain atau lapangan gratis untuk warganya, seenggaknya di setiap RW (Rukun Warga) harus tersedia lapangan bermain untuk anak-anak. Ada yang mikirin ga seh, kalo mereka main dijalan itu resikonya lebih gede. Bisa ketabrak mobil, ketabrak motor, ganggu orang lewat, dll.
Semoga dimasa depan anak-anak kita bisa bermain dengan resiko yang minim dan tidak “dipaksa melanggar hukum”.

-AR-

Tuesday, February 24, 2015

Ini bukan jaman kita lagi kawan...

Teman-temanku, judul diatas gw buat berdasarkan muaknya gw melihat dan membaca tulisan-tulisan yang memprotes kebijakan dan kelakuan para ABG saat ini.  Ingat ga dulu waktu kita ABG, orang tua selalu memberi nasehat dengan cara membandingkan jaman kita dengan jaman mereka masih. Saat itu, gw pribadi juga kesel banget. Dalam hati gw bilang, Father... jaman lo ama jaman gw itu beda. Dulu emang jaman susah, belajar aja pake lampu petromak. Cara didik dulu udah ngga sesuai diterapin dengan kemajuan saat ini, jadi pliss deh... sebelum memprotes coba cari tahu dulu apa yang gw hadepin di luar sana. Dulu jaman father dengan keterbatasan informasi, pola pikir jadi ngga banyak terkontaminasi. Karena informasi yang didapet cuma dari lingkungan rumah dan sekolah, di sekolah juga kurikulumnya itu2 aja. Jadi plisss... ngertiin kami inilah sebagai ABG. Ya begitulah kira-kira....
Dan sekarang gw udah berkeluarga dan memiliki anak, begitupun dengan sebagian teman-teman gw. Di era yang menurut gw kebablasan dan arus informasi yang udah ga ada filternya, cobaan anak-anak sekarang tuh lebih berat dibandingin jaman kita kawan. Jadi jangan sekali-kali lo ngejudge siswa-siswi (baca:adik-adik kita) yang berprilaku salah dan membandingkan dengan masa-masa perjuangan elo.
(-ilustrasi)
Karena jelas-jelas JAMAN KITA DAN MEREKA SUDAH BEDA, jangan sok-sokan menjadi pribadi yang lebih baik dari mereka. Bila lo memang merasa lebih baik dari mereka saat lo menjadi siswa/siswi maka beruntunglah anda, karena mungkin anda berada dilingkungan yang baik, informasi yang anda terima saat anda berproses menjadi dewasa dapat terfilter dengan baik, dan anda juga memiliki pribadi yang kuat dalam memilah informasi. Tapi, jangan sekali-kali lo ngebandingin diri lo dengan adik-adik kita. Karena tidak semua adik-adik kita seberuntung anda, orangtua mereka bukan orangtua anda dan latar belakang mereka juga beda dengan latar belakang anda. Jadi persetanlah buat mereka yang selalu bilang “Dulu jaman gw sma bla bla bla... kok anak sekarang bla bla bla...”, hey meeennn... bedanya berapa tahun men....

Mungkin lebih baik sebelum protes, sebelum ngejudge, kita mencoba masuk ke dunia mereka dan mencari tahu ada kesalahan dimana dan COBA PERBAIKI DENGAN CARA YANG SESUAI DENGAN JAMAN MEREKA. Kita yang harus mengikuti mereka, bukan mereka yang mengikuti kita. Tentunya ngga keluar dari koridor yaa....

Gw aja sekarang belum bisa ngebayangin bagaimana beratnya jaman anak gw remaja nanti, seliar apa informasi yang mereka terima, bagaimana pergaulan 15 tahun kedepan. Dan jujur, gw juga belom tau cara untuk masuk ke dunia mereka nantinya. Yang bisa gw lakukan saat ini, banyak membaca, belajar dan terus belajar untuk menjadi orangtua yang baik untuk mereka.

Thursday, November 13, 2014

Bahan kimia yang terkandung dalam rokok

Lagi-lagi gw akan mengutip dari situs wikipedia


Berikut adalah beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam rokok:
  • Nikotin, kandungan yang menyebabkan perokok merasa rileks.
  • Tar, yang terdiri dari lebih dari 4.000 bahan kimia yang mana 60 bahan kimia di antaranya bersifat karsinogenik.
  • Sianida, senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano.
  • Benzene, juga dikenal sebagai bensol, senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan tidak berwarna.
  • Cadmium, sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif.
  • Metanol (alkohol kayu), alkohol yang paling sederhana yang juga dikenal sebagai metil alkohol.
  • Asetilena, merupakan senyawa kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling sederhana.
  • Amonia, dapat ditemukan di mana-mana, tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
  • Formaldehida, cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat.
  • Hidrogen sianida, racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.
  • Arsenik, bahan yang terdapat dalam racun tikus.
  • Karbon monoksida, bahan kimia beracun yang ditemukan dalam asap buangan mobil dan motor.
Meskipun demikian, hanya tar dan nikotin saja yang dicantumkan dalam bungkus rokok.

Sejarah Rokok

Okeh, kali ini ini gw akan mengupas mengenai rokok. Berawal dari film dokumenter yang gw temuin di youtube (link : http://www.youtube.com/watch?v=mgk1MIHSnT4), gw langsung mengucap Alhamdulillah karena sudah hampir 5 tahun gw BERHENTI MEROKOK. Anyway, thanks to my wife.

Lalu gw lanjut nyari tau lebih detil lagi tentang rokok. Dan mengutip dari situs wikipedia, manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad ke 16, ketika bangsa eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari penjajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudia kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

Dari kutipan diatas kita bisa melihat pergeseran fungsi dari rokok itu sendiri, dan mulai dialihkan menjadi life style. Dengan kemasan yang sempurna dan memanfaatkan ilmu marketing yang sempurna, maka jadilah imej rokok seperti yang sekarang ini.

Candaan yang sering kita (baca: gw) dengar waktu SMA, "kayak bencong aja lo ga ngerokok". Padahal setelah di telaah, bencong-bencong yang gw liat di jalan tuh pada ngerokok semua broowww.... :p


Monday, May 26, 2014

Horee..., umurku sudah 3 tahun

Hari ini aku tepat 3 tahun, untuk merayakannya aq minta papah untuk jalan2 ke berbagai museum yang ada di Taman Mini Indonesia Indah. Aku kesana bersama Papah, Mamah, Kakak Sophie dan Walid. Disana aku melihat benda - benda yang aneh. Walaupun aku belum begitu mengerti, tapi aku senang sekali. Disana aku juga melihat berbagai macam burung, ikan dan serangga. Sebenarnya masih banyak museum yang belum aku datangi, tapi karena hari  sudah semakin sore dan kita semua juga sudah lelah (terutama papahku yang gendut) akhirnya kita pulang deh.

Pokoknya nanti aku mau kunjungi semua museum yang ada di Jakarta, ya pah yaa... :p

Thursday, May 22, 2014

Dukung Belanda

Yaps, di piala dunia kali ini udah ada yg nemenin nonton bola. Untungnya dikasih anak laki-laki, hehehe....

Jadi sedari dini udah bisa di "brainwash" untuk dukung Timnas Belanda :p

Walaupun bersebrangan ama mamanya yang dukung Jerman, tapi kita tetap kompak kok.

Untuk level klub, pilihan ajmal juga sama ama papahnya. Yaps, benar sekali.... Ajmal milih CHELSEA FC untuk klub bola favoritnya.

Dan lagi-lagi itu bikin mamahnya keki, hahahaha..... (buah emang ga jatuh dari pohonnya)

Jadi, makin semangat dan udah ga sabar neh nonton piala dunia :)

Thursday, November 21, 2013

Ubah generator pada situs joomla anda

Biasanya untuk mendapat posisi halaman pertama pada search engine, website tersebut harus memiliki pengunjung yang banyak. untuk mendapatkan pengunjung yang banyak, konten dalam website tersebut tentunya harus menarik. Tapi ada faktor lain yang sering diabaikan oleh para pembuat website. Yaitu Meta Generator, biasanya website yang dibuat dengan cms secara default meta tag atau generatornya berisi cms tersebut. contohnya pada salah satu website yang menggunakan joomla, untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini :
Menggunakan default generator


Untuk mengeceknya (menggunakan browser firefox), buka website, lalu klik kanan pada area kosong, lalu klik menu "View Page Info".
Dari gambar diatas bisa kita lihat kata-kata yang sudah ditandai dengan warna merah, disitu tertulis nama CMS yang digunakan pada website tersebut. Nah untuk mengoptimalkannya, kita harus mengubah generator default tersebut sesuai dengan nama atau bidang website kita. Agar search engine dapat lebih mudah dalam mengindeks website kita. contohnya, lihat gambar dibawah ini :
Generatornya sudah diubah
Nah, pada penasaran ama caranya ga neh?

Caranya begini :

Menghilangkan Meta Generator.
Untuk menghilangkan generator, anda harus login ke CPanel terlebih dahulu dan menuju ke File Manager, edit file head.php dengan alamat file :
 
/home/nama-web-anda/public_html/libraries/joomla/document/html/renderer/head.php
 
pada baris 99 


$buffer .= $tab . '<meta name="generator" content="' . htmlspecialchars($generator) . '" />' . $lnEnd;
ubah menjadi :
 
//$buffer .= $tab . '<meta name="generator" content="' . htmlspecialchars($generator) . '" />' . $lnEnd;

Simpan, refresh website lalu klik kanan -> page info


Merubah Meta Generator
Untuk ngerubah generator tersebut silahkan login ke CPanel dan menuju ke File Manager, edit file document.php dengan alamat file :
 
/home/nama-web-anda/public_html/libraries/joomla/document/document.php
 
pada baris 78


public $_generator = 'Joomla! - Open Source Content Management';
ubah menjadi :
 
public $_generator = 'isi suka-suka anda';
Simpan, refresh website lalu klik kanan -> page info
Jika tidak berhasil, coba langkah alternatif dibawah ini :

edit file head.php dengan alamat file :
 
/home/nama-web-anda/public_html/libraries/joomla/document/html/renderer/head.php
 
Pada baris 99 


$buffer .= $tab . '<meta name="generator" content="' . htmlspecialchars($generator) . '" />' . $lnEnd;
ubah menjadi :

$buffer .= $tab . '<meta name="generator" content="isi suka-suka anda' . htmlspecialchars($none) . '" />' . $lnEnd;

Simpan, refresh website lalu klik kanan -> page info

Tuesday, September 24, 2013

Miskin Inspirasi

Bengong...
Mau bikin paper tapi ga ada inspirasi, eh jadi terinspirasi untuk nulis di blog tentang miskin inspirasi. nahlo, bingung kan? gw aja bingung yg nulis.

Macam-macam cara dilakukan ketika seseorang miskin inspirasi, ada yang ngerokok, ke WC (sebagian besar), bengong (gw masuk kategori yg ini), dengerin musik, sampe komat-kamit sendirian seperti orang-orang gila dijalan (ngutip liriknya band bunga).

Menurut situs KBBI, artikata dan wikipedia indonesia, definisi dari kata inspirasi adalah ilham.(langsung mengkerut jidat gw). Sebagai orang awam definisi itu tidak mempercerah harmonisasi otak gw, yang ada malah bikin tambah bingung.

Sudahlah, ngga penting juga ditelusuri. pointnya, APA YANG BIASANYA LO LAKUKAN KETIKA GA ADA INSPIRASI..??

Emang hidup itu tidak seperti kopi hitam, yang kalo pahit tinggal ditambahin gula #eeeaaaaa...

Saturday, May 11, 2013

Kebiasaan sakit di saat weekend

Kebiasaan sakit di saat weekend, ya itulah Ajmal. sering banget ga fit saat weekend. padahal weekend waktunya kita senang-senang. Dari jumat kemarin suhu badan ajmal udah mulai anget, maklum cuaca ujan terus. Mungkin waktu dijemput dari tempat Jidahnya kena air hujan dikit.

Sabtu pagi setelah jalan-jalan pagi sekitar jam 10an suhu badannya semakin panas mencapai 38.2 derajat, dan terus mengeluarkan airmata padahal matanya tidak merah. Awalnya sempet panik juga seh, ini kenapa ko sering banget ngeluarin airmata. Galau antara bawa ke dokter atau ngga, kalau untuk flunya ajmal udah biasa konsumsi obat alco dan untuk panasnya ajmal juga biasa minum sanmol. Yang udah-udah kalau flu dan panas, dua obat itu yang direkomendasiin dokter (Dokter Spesialis Anak & Dokter THT). Alhamdulillah seh selama ini kedua obat itu manjur, yang penting dosisnya aja yang di perhatiin, karena aturan pakai obat di indonesia terteranya berdasarkan umur. Padahal menurut IDI (Ikatan Dokter Indonesia) takaran obat yang dipakai itu berdasarkan berat badan.(Itu juga taunya dari DSAnya Ajmal) :p

Sabtu jam 10an malam, suhu badan Ajmal berangsur-angsur turun. Barusan di cek udah 37 derajat, minum susunya emang jadi agak kurang. biasanya 7 botol/hari sekarang cuma 4botol/hari takaran 120 yah.(kalo yang belom punya anak pasti ga ngerti hehehe...)

Ajmal tidur, langsung deh buka laptop untuk nyari tau kenapa Ajmal banyak ngeluarin airmata, padahal matanya ngga merah. setelah selancar disana sini nemu keterangan sbb :

Radang tenggorokan (faringitis), sejatinya adalah infeksi pada tenggorokan. Paling banyak menyerang anak usia batita, dan akan menyerang saat daya tahan tubuh kurang baik, misalnya karena kurang beristirahat. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan penularannya melalui butiran halus air ludah (droplet) yang mengandung kuman yang ada di udara dan terhirup saat bernapas.

          Gejalanya, demam, sakit tenggorokan, batuk, linu-linu pada otot, sakit kepala, serta keluar air mata tapi mata tak berwarna merah. Namun jika terkena cahaya akan merasa silau. Biasanya anak menjadi kurang aktivitasnya, banyak diam dan terkadang rewel. Kejadian radang tenggorokan wajar antara 6-7 kali per tahun. Jika lebih dari itu, orangtua harus waspada. Biasanya ini terjadi pada anak-anak yang alergi atau yang daya tahannya kurang. Pada anak dengan alergi atau yang daya tahan tubuhnya kurang, mudah terkena radang tenggorokan.

Penanganan:
          Umumnya radang tenggorokan dapat sembuh sendiri meski tak diobati. Cukup dengan banyak istirahat dan makan makanan bergizi. Biasanya pemberian obat berupa obat simptomatik untuk mengatasi gangguan yang terjadi. Bila ringan, radang tenggorokan perlu minimal 3-5 hari untuk penyembuhan. Pemberian antibiotik dilakukan bila dijumpai demam mendadak, ada pembesaran kelenjar getah bening di sekitar leher, ada detritus (warna "keputihan" di tenggorok), dan peningkatan sel darah putih.

Pencegahan:
          Pencegahan radang tenggorok yaitu dengan menjauhkan anak dari orang yang terkena radang tenggorokan. Jika tak memungkinkan maka anak bisa menggunakan masker. Selain itu, berikan makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup.


Setelah baca artikel diatas jadi agak tenang deh, seeengganya udah ketauan itu gejala apa. well, mudah2an bangun tidur besok Ajmal udah sehat. :)

Wednesday, May 8, 2013

Dilarang Nginstall di PC ini

Berawal dari banyaknya komputer yang kena virus/spam, dan stelah dilihat-lihat banyk juga faktor ketidaksengajaan.

Misalkan ada yang ada user yang ingin mendownload suatu file, lalu diteruskan ke suatu alamat third party. Dan saat di klik tombol "download" maka oto matis akan menjalankan suatu file .exe yang akan menginstall suatu software pada PC tersebut. Walaupun ada notifikasi, biasanya seh user maen next..next.. aja. Yang penting doi dapet file yang dia mao download.

Nah dari situ secara tidak sadar akan terinstall berbagai macam software yang berfungsi sebagai virus, spam, dll.

Langsung kepikiran, bagaimana yah caranya protect biar user ngga pada bisa nginstall walaupun mereka login sebagai administrator.



Mau tau caranya? ikutin aja langkah-langkah dibawah ini (sudah dicoba pada windows XP home dan professional edition):

  1. Masuk ke REGEDIT, caranya tekan kombinasi tombol windows + R pada keyboard, kemudian ketik regedit dan tekan tombol enter
  2. Masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Windows\Installer
  3. Pada panel sebelah kanan klik kanan > new >DWORD Value >Rename menjadi DisableMSI
  4. Ubah value datanya menjadi 2 (0=default, 1=admin only, 2=Disabled)
  5. Restart komputer

Thursday, February 14, 2013

HEMAT AIR


  1. Pemakaian air kita :
  2.     Sikat gigi :
           dengan keran, 1 menit = 6 L
           dengan gelas = ½ L
     

        WC flush  : 
           single flush = 6 L
           dual flush   = 3 L
           untuk buang air kecil, tekan flushing kecil
           untuk buang air besar tekan flushing besar
     

        Cuci mobil : 
           dengan ember  = 75 L
           dengan selang = 300 L
     

        Cuci mobil/siram tanaman dengan selang selama 30 menit = 180 L
           Mesin cuci : front loading = 100 L
                            top loading   = 150 L
           Cuci piring : keran (15 menit) = 90 L
                            baskom = 45 L
  3. Keran / WC bocor, per hari membuang air sia-sia 100 L.
  4. Rata-rata pemakaian air di Indonesia, per orang per hari 144 L = 8 galon, sedang di kota per orang per hari 250 L = 13 galon .
  5. Pemakaian toilet shower lebih irit air daripada gayung .

Tuesday, October 30, 2012

GBCI Network & Sharing November 2012

GBCI Network & Sharing November 2012
Untuk keterangan lebih lengkap silahkan kunjungi www.gbcindonesia.org

Tuesday, August 14, 2012

Namaku Ajmal Arfario Arsya



Hallooo... nama saya Ajmal Arfario Arsya, aku banyak gaya lhooo....
kata mamah arti nama aku adalah "Anak yang tampan dari keturunan yang mulia di singgasana Allah SWT dan semoga keturunannya tidak terputus seperti sungai yang mengalir kelautan".

Bagus kan artinya...

Oh iya, aku punya lagu yang dibikinin ama papahku dooong, begini lagunya :

Tepuk Ajmal....
dagu belaaahhh...
Pipi Chubby.....
Mata belooo...
Senyum maniiisss....

Bagus kan lagunya :)

Sampai jumpa di coretan-coretanku yang lain yaaa ^.^

Friday, August 10, 2012